Peringkat ke-10 se-provinsi jambi dan Peringkat ke-2 se-kabupaten tebo dalam seleksi lulusan ke perguruan tinggi. visi: unggul dalam prestasi, menguasai iptek berdasarkan iman dan takwa. Alamat : Jl Lawu RT 09 RW 02 Desa Sukamaju Kecamatan Rimbo Ulu Kodepos : 37253 NPSN : 10503256 Facebook: http://facebook.com/sman9tebo
Rabu, 04 November 2015
Selasa, 03 November 2015
mading: upacara sumpah pemuda by dwi astuti
Pada hari Rabu (28/10), bangsa Indonesia memperingati hari sumpah pemuda. Di SMAN 9 Kabupaten Tebo juga memperingati hari bersejarah itu. Upacara ini juga diikuti oleh siswa dan guru dari SD 169 dan SMPN 26 dan juga pemuda Karang Taruna Sido Manunggal. Dalam upacara tersebut dipempin oleh Farur Rohim, siswa kelas X 1 SMAN 9 Tebo. Dan yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Sekertaris Desa sekaligus Ketua Komite SMAN 9 Tebo yaitu Bapak Purnomo. Upacara berlangsung dengan lancar dan Khidmat, hanya saja pada saat pembacaan sambutan Mentri Pemuda dan Olahraga oleh inspektur upacara puluhan siswa SD, SMP, bahkan SMA ada yang sakit bahkan ada yang pingsan. Dengan sigap petugas PMR SMAN 9 Kabupaten Tebo membawa mereka ke ruang UKS untuk mendapatkan perawatan. Belum sarapan dan kondisi badan yang tidak fit diduga menjadi penyebabnya. Bahkan hingga selesai pelaksanaan upacara, beberapa kondisi siswa yang sakit belum juga membaik. Ada beberapa siswa yang justru mengalami kesurupan. Beberapa guru dan siswa berusaha menyembuhkannya, walaupun mengalami kesulitan tetapi berhasil dilakukan. Tetapi karena lemahnya kondisi siswa sehingga siswa tersebut kesurupan lagi sehingga siswa menjadi lemas dan tak bertenaga. Akhirnya beberapa siswa tersebut diantar pulang agar bisa istirahat dan mendapatkan perawatan intensif di rumah. (D.A)
Oleh Dwi Astuti.
Oleh Dwi Astuti.
mading: cerpen baru kusadari by dhi wulandari
Hari ini suasana hatiku sedang badmood, yang lebih menyebalkan lagi adalah ide kedua sahabatku, Sari dan Nadia. Tanpa memperdulikan bagaimana perasaanku saat ini, mereka terus menarikku menuju kantor. Menurutku mereka memiliki ide gila dan mereka memintaku untuk menjadi juru bicara untuk misi mereka.
“Sa, ayo cepat nanti waktu istirahat keburu abis, pokoknya kamu harus merayu Buk Sandra agar setuju dengan ide kita, oke” kata Sari sambil mengacungkan jempolnya.
“Iya Sa, elo kan pinter ngomong dan berargumen pasti Buk Sandra setuju dengan pendapat kita” kata Nadia tak mau ketinggalan
“Iya, tapi menurut gue, acara yang ingin kalian adakan itu gak keren dan ketinggalan zaman, masak mau memperingati hari sumpah pemuda, hah kampungan tauk… coba saja kalian mau ngadain acara Pensi atau lomba Break Dance pasti gua dukung deh” kataku panjang lebar
Mendengar ucapanku kedua sahabatku pun berhenti, dan menatapku dengan tidak senang yang membuatku was-was.
“Apa katamu Sa, kampungan, gak keren dan ketinggalan zaman, kalau menurutku justru kamu yang ketinggalan Sa.” Kata Nadia dengan emosi
“Udah Nadia, lo jangan marah-marah ini gak akan menyelesaikan masalah” kata Sari mencoba menengahi kami
“Enggak ri, gue ngak bisa membiarkan ini, biar gue jelaskan pada Sasa yang katanya pinter, juara kelas tapi tidak tahu dengan makna sumpah pemuda” sahut Nadia yang masih emosi
“Gue bukan gak tahu Nadia, tapi menurut gue memperingati hari sumpah pemuda itu gak penting” kataku membela diri dan itu makin membuat Nadia emosi dan menyerangku.
“ha ha ha gak penting Sa, gak penting kata lo. Denger ya Sa, kalau bukan kerena Sumpah pemuda kita tidak akan menikmati kemerdekaan seperti sekarang ini Sa. Negara ini tidak akan merdeka jika pemuda dari berbagai daerah ini berjuang sendiri-sendiri. Tetapi dengan kesadaran yang dimiliki oleh pemuda Indonesia walaupun kita berasal dari daerahdan budaya yang berbeda, kita semua adalah satu yaitu Indonesia. Sehingga kita harus bersatu untuk mewujudkan cita-cita yang sama.” Jelas Nadia dengan penuh semangat
“Iya Sa, sebagai pemuda saat ini seharusnya kita malu dengan pemuda pejuang bangsa, jika dibandingkan pengorbanan kita itu belum ada apa-apanya. Mereka rela mengorbankan nyawa demi bangsa ini, sedangkan kita belajar untuk diri sendiri banyak yang malas dan terpaksa apalagi kalau harus mengorbankan nyawa mungkin kita memilih untuk sembunyi. Pemuda saat ini terlalu sibuk mencari kesenangan sesaat” Sari ikut menjelaskan dengan lembut.
Mendengar penjelasan kedua sahabatku itu, sebenarnya aku setuju tapi aku terlalu malu untuk mengakuinya.
“Kita saja jika ulang tahun selalu menuntut pada orang tua untuk dirayakan, belum lagi universary dengan kekasih yang katanya moment penting dirayakan dengan special, masak hari bersejarah bagi bangsa ini dibiarkan berlalu begitu saja dan tanpa apa-apa” kata Nadia dengan sinisnya
Dan itu semakin membuatku tersadar, dengan perasaan bersalah kupeluk Nadia.
“Maafin sikap gue ya Nad, gue tak pernah berfikir sejauh itu, dan makasih sudah mengajarkan hal berharga ini sama gue, sehingga nanti gue bisa menceritakan ke anak cucu gue apa makna sumpah pemuda bagi bangsa ini.”
“Iya sama-sama, maafin gue juga ya kalau tadi gue emosi sama lo” jawab Nadia sambil memelukku
“Nah gitu dong, ini baru sahabat gue, kita akan bersama kea rah yang lebih baik, tapi ingat jangan pakai emosi, Sari jadi cemas tauk hi hi hi” kata Sari sambil tertawa
Mendengar kata-kata Sari kami pun tertawa bersama
“Ya udah, ayo cepat kita menemui Buk Sandra waktu istirahat tinggal tujuh menit lagi, nanti kita terlambat masuk kelas kan habis intirahat kita belajar Sejarah” kataku mengajak dua sahabatku
“Iya sayangkan kalu kita terlambat masuk, sayang kalau melewatkan waktu satu menit, gue udah nggak sabar ingin melihat wajah Pak Nugroho yang ganteng” kata sari sambil membayangkan wajah Pak Nugroho
“ Sari………….” kami protes seperti biasa
“Tak patut tauk”
“Betul, betul, betul”
“ha ha ha” kami pun tertawa sambil berjalan menuju kantor
By Dwi Wulandhari X2
“Sa, ayo cepat nanti waktu istirahat keburu abis, pokoknya kamu harus merayu Buk Sandra agar setuju dengan ide kita, oke” kata Sari sambil mengacungkan jempolnya.
“Iya Sa, elo kan pinter ngomong dan berargumen pasti Buk Sandra setuju dengan pendapat kita” kata Nadia tak mau ketinggalan
“Iya, tapi menurut gue, acara yang ingin kalian adakan itu gak keren dan ketinggalan zaman, masak mau memperingati hari sumpah pemuda, hah kampungan tauk… coba saja kalian mau ngadain acara Pensi atau lomba Break Dance pasti gua dukung deh” kataku panjang lebar
Mendengar ucapanku kedua sahabatku pun berhenti, dan menatapku dengan tidak senang yang membuatku was-was.
“Apa katamu Sa, kampungan, gak keren dan ketinggalan zaman, kalau menurutku justru kamu yang ketinggalan Sa.” Kata Nadia dengan emosi
“Udah Nadia, lo jangan marah-marah ini gak akan menyelesaikan masalah” kata Sari mencoba menengahi kami
“Enggak ri, gue ngak bisa membiarkan ini, biar gue jelaskan pada Sasa yang katanya pinter, juara kelas tapi tidak tahu dengan makna sumpah pemuda” sahut Nadia yang masih emosi
“Gue bukan gak tahu Nadia, tapi menurut gue memperingati hari sumpah pemuda itu gak penting” kataku membela diri dan itu makin membuat Nadia emosi dan menyerangku.
“ha ha ha gak penting Sa, gak penting kata lo. Denger ya Sa, kalau bukan kerena Sumpah pemuda kita tidak akan menikmati kemerdekaan seperti sekarang ini Sa. Negara ini tidak akan merdeka jika pemuda dari berbagai daerah ini berjuang sendiri-sendiri. Tetapi dengan kesadaran yang dimiliki oleh pemuda Indonesia walaupun kita berasal dari daerahdan budaya yang berbeda, kita semua adalah satu yaitu Indonesia. Sehingga kita harus bersatu untuk mewujudkan cita-cita yang sama.” Jelas Nadia dengan penuh semangat
“Iya Sa, sebagai pemuda saat ini seharusnya kita malu dengan pemuda pejuang bangsa, jika dibandingkan pengorbanan kita itu belum ada apa-apanya. Mereka rela mengorbankan nyawa demi bangsa ini, sedangkan kita belajar untuk diri sendiri banyak yang malas dan terpaksa apalagi kalau harus mengorbankan nyawa mungkin kita memilih untuk sembunyi. Pemuda saat ini terlalu sibuk mencari kesenangan sesaat” Sari ikut menjelaskan dengan lembut.
Mendengar penjelasan kedua sahabatku itu, sebenarnya aku setuju tapi aku terlalu malu untuk mengakuinya.
“Kita saja jika ulang tahun selalu menuntut pada orang tua untuk dirayakan, belum lagi universary dengan kekasih yang katanya moment penting dirayakan dengan special, masak hari bersejarah bagi bangsa ini dibiarkan berlalu begitu saja dan tanpa apa-apa” kata Nadia dengan sinisnya
Dan itu semakin membuatku tersadar, dengan perasaan bersalah kupeluk Nadia.
“Maafin sikap gue ya Nad, gue tak pernah berfikir sejauh itu, dan makasih sudah mengajarkan hal berharga ini sama gue, sehingga nanti gue bisa menceritakan ke anak cucu gue apa makna sumpah pemuda bagi bangsa ini.”
“Iya sama-sama, maafin gue juga ya kalau tadi gue emosi sama lo” jawab Nadia sambil memelukku
“Nah gitu dong, ini baru sahabat gue, kita akan bersama kea rah yang lebih baik, tapi ingat jangan pakai emosi, Sari jadi cemas tauk hi hi hi” kata Sari sambil tertawa
Mendengar kata-kata Sari kami pun tertawa bersama
“Ya udah, ayo cepat kita menemui Buk Sandra waktu istirahat tinggal tujuh menit lagi, nanti kita terlambat masuk kelas kan habis intirahat kita belajar Sejarah” kataku mengajak dua sahabatku
“Iya sayangkan kalu kita terlambat masuk, sayang kalau melewatkan waktu satu menit, gue udah nggak sabar ingin melihat wajah Pak Nugroho yang ganteng” kata sari sambil membayangkan wajah Pak Nugroho
“ Sari………….” kami protes seperti biasa
“Tak patut tauk”
“Betul, betul, betul”
“ha ha ha” kami pun tertawa sambil berjalan menuju kantor
By Dwi Wulandhari X2
mading: arah perjuangan sumpah pemuda kini by tira paroga
Sumpah pemuda merupakan tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.Ikrar ini dianggap sebagai semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.Teks sumpah pemuda dibacakan pada waktu kongres pemuda yang diadakan di Waltervreden(serang Jakarta)pada tanggal 28 Oktober 1928.Mari kita mengingat kembali akan teks sumpah pemuda.
Kami
poetera dan poeteri Indonesia,
Mengakoe bertoempah darah jang
satoe,tanah Indonesia.
Kami poetera dan poeteri
Indonesia,
Mengakoe
berbangsa jang satu,bangsa Indonesia
Kami poetera dan poeteri Indonesia,
Mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa
Indonesia
Itulah teks
sumpah pemuda,yang untuk pertama kalinya diikrarkan di jakarta pada tanggal 28
Oktober 1928.Ditahun 2015 memperingati sumpah pemuda yang ke-87 dimana hari
bersejarah bagi bangsa indonesia dalam membangun landasan utama gerakan
kebangkitan nasional.Bagi seorang pemuda maupun generasi muda hari sumpah
pemuda adalah momen bagi kita untuk lebih meningkatkan jiwa yang berkarakter kebangsaan,seperti
cinta tanah air,disiplin dan
pantang menyerah seperti yang telah dicontohkan oleh para pemuda atau pejuang kita.Melihat yang terjadi dimasa kini,
mungkin cukup memperihatinkan,bagaimana hari sumpah pemuda hanya dijadikan
sebagai perayaan belaka.Tak ada akasi nyata dan ambisi baru yang membumbung
tinggi demi mewujudkan pemuda indonesia yang berkarakter.Yang ada justru krikis
karakter yang semakin merajalela,diman pergaulan bebas di kalangan remaja
membara dimana-mana dan masih banyak lagi masalah kualitas pemuda yang ada
diIndonesia.
Begitu pula saat diwawancari guru SMA N 9
kab.tebo. ibu Siti Farokah,S Ag. Senin 26/10 Saat ditanya apa makna sumpah pemuda ini dan
bagaimana generasi muda sekarang ini menanggapi tentang sumpah pemuda dia
menuturkan’’Sumpah pemuda merupakan sumpah prasetya kepada bangsa yang
dilakukan oleh para generasi muda indonesia dengan tujuan untuk meningkat visi
dan misi perjuangan demi tercapainya cita-cita mulia Indonesia merdeka dan
Generasi muda sekarang sudah banyak luntur dalam menyikapi sumpah pemuda,mereka
sudah banyak melupakan nilai-nilai luhurnya,cita-cita mulianya atau juga sudah salah
memaknai sumpah pemuda karena itu sebagai pelajar kita semua harus memulai
kembali memahami dan memaknai sumpah pemuda sebagai generasi yang punya
cita-cita berjuang dan mempertahankan bangsa dan negara ’’.
Dan saat
diwawancari kembali Siswi SMA N 9 kab.tebo Senin 26/10 Nur Endang Rahayu saat
ditanya bagaimana generasi muda sekarang?.’’Menurut saya generasi muda saat ini
hanya sekedar tau tentang sumpah pemuda dan tidak mengetahui arti dari makna
sumpah pemuda yang sebenarnya.Dan para pemuda saat ini banyak sekali yang lupa
tentang sumpah pemuda diaadakan”.
‘’Beri aku 1.000
orang tua,niscaya akan kucabut semeru dari akarnya,Beri aku 10 pemuda niscaya
akan kugunjang dunia’’.Dengan begitu,dapat dikatakan pemuda adalah harapan
bangsa,dan tulang punggung kemajuan bangsa ini.Jika pemuda rusak,maka hancurlah
negara.Jika pemuda hebat,maka majulah bangsa Indonesia.Peran kita sebagai
seorang pemuda sangat dibutuhkan untuk negeri kita tercinta. Berita terkini
2015 information window Oleh:
Tira paroga (tiraparoga@rocketmail.com/ @tiraparoga290 )
kelas: XII IPA
mading: semangat bangsa by masto
Biarpun badan ini harus hancur tertembus peluru
Biarpun jiwa ini akan hilang meninggalkan badan
Namun benteng semangatku takkan terlumpuhkan
Walaupun meriam akan menyerangku
Ku kan tetap mempertahankan semangat apiku
Lebih baik hidup ini sampai pada titik terakhir
Daripada melihat bangsaku diperbudak bangsa lain
Kurelakan hidup ini terlempar terbawa ombak
Untuk menuju pulau yang lebih indah
Biarpun jiwa ini akan hilang meninggalkan badan
Namun benteng semangatku takkan terlumpuhkan
Walaupun meriam akan menyerangku
Ku kan tetap mempertahankan semangat apiku
Lebih baik hidup ini sampai pada titik terakhir
Daripada melihat bangsaku diperbudak bangsa lain
Kurelakan hidup ini terlempar terbawa ombak
Untuk menuju pulau yang lebih indah
mading: guru tuaku by eka kukuh lestari
Sosok paruh baya melintas di depan korneaku
Kulit hitam usam dijilat sang surya
Pohon putih secuil hitam
Berkembang di ujung singasana dengan mahkota
Sang raja di istana kelasku
Segudang ilmu ditentengnya
Lorong demi lorong dititinya
Dengan semangat yang tak pernah menua
Sampai ia menatap istana kelasku
Sebongkah senyum terukir diwajahnya
Guruku baginda di istana kelasku
Mengoak-ngoak menyebar ilmu
Suaramu selalu terngiang ditelingaku
Berisi butiran-butiran ilmu
Guruku baginda ilmuku
Mengabdi di bumi negeri ini
Ilmumu selalu dinanti pemuda pemudi negeri ini
Guruku, baginda istana kelasku
by Eka Kukuh Lestari XI-IPS1
Kulit hitam usam dijilat sang surya
Pohon putih secuil hitam
Berkembang di ujung singasana dengan mahkota
Sang raja di istana kelasku
Segudang ilmu ditentengnya
Lorong demi lorong dititinya
Dengan semangat yang tak pernah menua
Sampai ia menatap istana kelasku
Sebongkah senyum terukir diwajahnya
Guruku baginda di istana kelasku
Mengoak-ngoak menyebar ilmu
Suaramu selalu terngiang ditelingaku
Berisi butiran-butiran ilmu
Guruku baginda ilmuku
Mengabdi di bumi negeri ini
Ilmumu selalu dinanti pemuda pemudi negeri ini
Guruku, baginda istana kelasku
by Eka Kukuh Lestari XI-IPS1
mading: lomba kelas sehat ultah 11
Dalam rangka memeriahkan acara ulang tahun SMAN 9 Kabupaten Tebo yang ke 11 tahun sekolah berencana mengadakan berbagai macam lomba. Salah satunya adalah lomba kelas sehat. Acara lomba ini sengaja diadakan agar SMAN 9 Kabupaten Tebo menjadi sekolah yang indah dan bersih sehingga semua merasa nyaman dalam melaksanakan proses pembelajaran. Antusiasme para siswa pun diluar dugaan, hampir semua siswa menyambutnya dengan gembira. Para siswa bersama wali kelas menyusun rencana agar dapat memenangkan lomba ini. Berbagai persiapan pun dilakukan mulai dari mengecat kelas, menghias kelas sampai membersihkan kelas. Semua dilakukan bersama-sama dan saling bergotong royong. Sehingga secara tidak langsung melalui acara ini dapat memupuk kebersamaan dan kekompakan kelas. Persiapan acara ini tidak hanya di dalam kelas saja, taman di depan dan di belakang kelas pun tidak lupa dibersihkan dan diperindah. Pagar di depan kelas yang mulai rusak diperbaiki bahkan ada yang diganti dengan pagar yang baru dan dicat dengan berbagai warna. Bunga-bunga pun dirapikan agar terlihat makin cantik.
Untuk menyiapkan kelas sehat para siswa rela bergotongroyong di sore hari bahkan hari minggu pun digunakan untuk menyiapkan acara ini. Dengan semangat penuh mereka saling bahu membahu untuk mewujudkan kelas sehat. Bahkan untuk mendapatkan air untuk membersihkan kelas, mereka rela membawa air dengan galon ke sekolah. Memang di sekolah air menjadi barang yang sulit di dapat karena sumur yang mongering di musim kemarau ini.
Penilaian lomba kelas sehat ini direncanakan akan dilakukan pada bulan November pada saat acara puncak. Tim penilai tidak hanya dari pihak sekolah, rencananya juga akan bekerjasama dengan perangkat Desa Sukamaju. Hal ini dilakukan karena penilaian tidak hanya dilakukan saat persiapan saja tetapi juga meliputi bagaimana para siswa mampu menjaga kelas sehatnya. Karena inti dari kelas sehat bukan hanya bagaimana mewujudkan kelas yang sehat, tetapi bagaimana cara untuk menjaga agar kelas tetap bersih, indah dan nyaman sehingga para siswa terbiasa menjaga kebersihan kelas. Jadi kelas yang indah belum tentu menjadi pemenang jika kelas selalu dalam keadaan kotor dan sampah berserakan dimana-mana bahkan siswanya pun cuek dengan sampah tersebut. (Nur Endang X2)
Untuk menyiapkan kelas sehat para siswa rela bergotongroyong di sore hari bahkan hari minggu pun digunakan untuk menyiapkan acara ini. Dengan semangat penuh mereka saling bahu membahu untuk mewujudkan kelas sehat. Bahkan untuk mendapatkan air untuk membersihkan kelas, mereka rela membawa air dengan galon ke sekolah. Memang di sekolah air menjadi barang yang sulit di dapat karena sumur yang mongering di musim kemarau ini.
Penilaian lomba kelas sehat ini direncanakan akan dilakukan pada bulan November pada saat acara puncak. Tim penilai tidak hanya dari pihak sekolah, rencananya juga akan bekerjasama dengan perangkat Desa Sukamaju. Hal ini dilakukan karena penilaian tidak hanya dilakukan saat persiapan saja tetapi juga meliputi bagaimana para siswa mampu menjaga kelas sehatnya. Karena inti dari kelas sehat bukan hanya bagaimana mewujudkan kelas yang sehat, tetapi bagaimana cara untuk menjaga agar kelas tetap bersih, indah dan nyaman sehingga para siswa terbiasa menjaga kebersihan kelas. Jadi kelas yang indah belum tentu menjadi pemenang jika kelas selalu dalam keadaan kotor dan sampah berserakan dimana-mana bahkan siswanya pun cuek dengan sampah tersebut. (Nur Endang X2)
Langganan:
Postingan (Atom)


